Untuk Gaet Pemakai, Threads Menawarkan Bonus Beberapa puluh Juta untuk Inisiator Content

0
Untuk Gaet Pemakai Threads Menawarkan Bonus Beberapa puluh Juta untuk Inisiator Content

Untuk Gaet Pemakai Threads Menawarkan Bonus Beberapa puluh Juta untuk Inisiator Content

Untuk Gaet Pemakai, Threads Menawarkan Bonus Beberapa puluh Juta untuk Inisiator Content

Untuk menarik semakin banyak pemakai untuk memakai Threads, Meta akan memberi penawaran yang menarik untuk konten creator. Tidak main-main, hadiah yang dijajakan capai beberapa puluh juta rupiah

Mencuplik dari Engadget, Rabu (1/5/2024), perusahaan induk dari Instagram itu akan memberi penghargaan untuk inisiator content yang uploadnya trending di Threads.

Halaman support Instagram telah memberi sejumlah detil berkaitan program bonus dari Threads, walau belum sempat dipublikasikan dengan sah oleh Meta.

Detil itu mengatakan jika inisiator content Threads dapat mendapatkan uang berdasar jumlah pemakai yang menyaksikan upload atau berapa banyak upload merekan.

Bonus yang dijajakan Meta termasuk menarik. Sejumlah inisiator content sudah disodori sampai beberapa puluh juta rupiah untuk upload dalam jumlah penyiaran dan like yang lebih tinggi.

Awalnya, Meta lakukan usaha yang masih sama pada basis Instagram dan Facebok. Perusahaan itu memberi bonus untuk inisiator content yang memperoleh jumlah views yang positif di Reels.

Berdasar laporan dari Engadget, minimal satu pembikin content diberi penawaran sampai USD 5.000 (sekitaran Rp 81 juta-an) untuk upload atau reply Threads dengan 10.000 penyiaran atau lebih.

Walau jumlah itu tidak dengan tinggi bonus USD 10.000 (sekitaran Rp 162 juta-an) yang didapat inisiator content Reels di Instagram, tetapi angka itu masih lumayan besar. Karena, Threads mempunyai jumlah pemakai yang lebih kecil jika dibanding Instagram atau Facebook.

X/Twitter Kerjakan Hal Sama

Meta bukan salah satu basis sosial media yang coba menarik konten creator dengan bujukan bonus uang.

X/Twitter tawarkan pembayaran secara langsung ke inisiator berdasar keterkaitan mereka, tetapi program itu adalah mekanisme untuk hasil untuk pemakai yang bayar berlangganan premium.

Meta mengatakan program ini masih juga dalam tahapan pengetesan. Walau demikian, ini memperlihatkan usaha Meta untuk tingkatkan keterkaitan konten creator supaya semakin banyak membuat posting di Threads.

Threads semakin berkembang semenjak dikeluarkan tahun kemarin, dengan lebih dari 150 juta pemakai yang terhubung basis itu, ungkapkan Mark Zuckerberg.

Penemu Facebook itu bertaruh Threads bisa menjadi basis media sosial dengan miliaran pemakai aktif, walaupun kemungkinan akan memerlukan waktu sekian tahun untuk capai jumlah itu.

Threads Sekarang Kantongi Lebih dari 150 Juta Pemakai Bulanan

Program Threads sekarang mempunyai lebih dari 150 juta pemakai bulanan, bertambah sekitaran 20 juta semenjak Februari 2024.

Ini dikatakan CEO Meta, Mark Zuckerberg, waktu umumkan laporan penghasilan kwartal pertama perusahaan.

“Threads terus ada pada lajur yang saya harap,” tutur Zuckerberg seperti d ikutip dari Engadget.

Penyempurnaan ini memperlihatkan jika Threads terus tumbuh dengan konstan, walaupun perkembangannya cukup lamban dibanding saat awalnya penyeluncuran.

Program ini mendapat lebih dari 100 juta unduhan pada minggu awal penyeluncuran, tetapi selanjutnya alami sedikit pengurangan.

Tetapi sepanjang enam bulan akhir, Threads alami perkembangan lebih stabil dan Zuckerberg bertaruh jika service itu pada akhirannya bisa menjadi program Meta selanjutnya yang akan capai miliaran pemakai.

Threads mencatat rekor krusial yang lain belakangan ini saat Taylor Swift gabung dengan basis itu untuk mempromokan album terbarunya.

Threads, untuk sekarang ini, termasuk unik antara program Meta yang lain karena tidak mempunyai iklan hingga perusahaan belum mendapatkan uang dari program itu langsung.

Ini kemungkinan akan berbeda kelak asal Threads terus meluaskan capaiannya. Zuckerberg awalnya menjelaskan jika Meta akan “konsentrasi pada monetisasi” sesudah aplikasinya cukup berkembang.

Threads Akan Punyai Feature Menyembunyikan Kata

Supaya pengelaman memakai Threads semakin nyaman dan aman, program bikinan Meta itu akan mendatangkan feature baru yang dapat sembunyikan kata yang memiliki sifat menyentuh.

D ikutip dari Engadget, Threads akan meluluskan pemakai untuk memfiltrasi kata, emoji, bahkan juga kalimat seperti di Instagram.

Feature ini akan diaktifkan dengan standar dan memfiltrasi kalimat atau kata-kata yang memiliki sifat menyentuh, dan memfiltrasi content yang dipandang tidak menarik.

Pemakai Threads bisa juga menambah kata-kata jelek yang ingin disaring, seperti penghinaan, penghinaan, penghinaan, atau istilah yang lain dipandang menyentuh.

Untuk menambah kata-kata yang ingin diselinapkan, pemakai dapat melakukan dengan buka pilihan Manage Costum Word and Frasas, lantas tulis kata-kata yang tidak mau disaksikan di Threads.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *