Wow! Putaran Judi Online RI Rp 327 T di 2023, Siapa Pemainnya?

0
Putaran uang dalam praktek taruhan online di Indonesia tembus angka Rp 327 triliun. Hal tersebut tersingkap dalam data PPATK

Putaran uang dalam praktek taruhan online di Indonesia tembus angka Rp 327 triliun. Hal tersebut tersingkap dalam data PPATK

Wow! Putaran Judi Online RI Rp 327 T di 2023, Siapa Pemainnya?

Putaran uang dalam praktek taruhan online di Indonesia tembus angka Rp 327 triliun. Hal tersebut tersingkap dalam data Pusat Laporan dan Analitis Transaksi bisnis Keuangan (PPATK).

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie menjelaskan ramainya pejudi online dalam masyarakat mulai menggelisahkan. Ia juga mengutarakan putaran uangnya capai Rp 327 triliun sepanjang 2023.

“Yang dirugikan itu masyarakat kecil. Tahun ini saja saya berikan pada awal rapat empat orang bunuh diri karena taruhan online. Negara harus serius lah. Kita saksikan satu minggu kembali bakal ada beberapa langkah menegangkan yang sudah dilakukan. Jika perlu kita tangkap bandarnya,” ucapnya, d ikutip Sabtu (20/4/2024).

Keadaan itu juga menggerakkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat satgas khusus atau task force buat memberantas taruhan online. Menyaksikan praktek ilegal ini tetap menyebar dalam masyarakat.

Ini ditetapkan dalam Rapat Terbatas berkenaan Judi Online di Istana Kepresidenan, Rabu (18/4/2024). Rapat itu didatangi oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Cabinet Pramono Anung.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Beskal Agung ST Burhanuddin, sampai Ketua Dewan Komisioner Kewenangan Jasa Keuangan Mahendra Siregar.

“Ketetapannya 1 minggu ini akan ditetapkan beberapa langkah pembangunan task force terintegrasi dalam rencana pembasmian taruhan online,” kata Budi.

Dalam pada itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar sekarang ini telah lakukan penutupan 5.000 rekening dari sejak awalnya tahun sampai Maret tempo hari. Tetapi menurut dia hal tersebut belum belum cukup buat lakukan penangkalan kegiatan taruhan online.

“Ada yang tidak dilaksanakan dalam negeri, di lintasi batasan, ada yang dilakukan tidak lewat rekening bank. Hingga ada yang penting pengkajian dan pencarian rekening bank. Termasuk jika dilaksanakan perpindahan buku dan sebagainya,” terangnya.

Dengan begitu, perlu dilaksanakan penuntasan secara detail lewat koordinir lintasi kementerian dan instansi.

“Susunan selanjutnya ini harus dituntaskan hingga tidak ada ruangan kosong yang tetap terjadi. Tidak berarti saat ini yang sudah dilakukan itu efisien atau mungkin tidak tetapi kemudian apalagi? Karena kan masalah dasarnya kita saksikan belum tersudahi lengkap,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *